RESUME BAB 6 HAKIKAT, INSTRUMENTASI, DAN PRAKSIS DEMOKRASI INDONESIA BERLANDASKAN PANCASILAN DAN UUD 1945
Nama : Siti Aminah Lubis
NIM : 12405061030064
A. KONSEP DAN URGENSI DEMOKRASI DARI PANCASILA
- Secara Etimologi
- Demokrasi berasal dari bahasa Yunani Kuno, yakni “demos
” dan
“kratein
”.
- Demokrasi merujuk kepada konsep kehidupan negara atau masyarakat di mana warga negara dewasa turut berpartisipasi dalam pemerintahan melalui wakilnya yang dipilih. Pemerintahannya mendorong dan menjamin ;
- Kemerdekaan berbicara
- Kemerdekaan beragama
- Kemerdekaan berpendapat
- Kemerdekaan berserikat
- Menegakkan "rule of law".
- Secara Konseptual
Carlos Alberto Torres (1998) demokrasi dapat dilihat dari tiga tradisi
pemikiran politik, yakni
- Classical Aristotelian theory -> Demokrasi merupakan salah satu bentuk pemerintahan, yakni “…the government of all citizens who enjoy the benefits of citizenship”, atau pemerintahan oleh seluruh warganegara yang memenuhi syarat kewarganegaraan.
- Medieval theory -> menerapkan “Roman law ” dan konsep “ popular souvereignity ” menempatkan “...a foundation for the exercise of power, leaving the supreme power in the hands of the people ” , atau suatu landasan pelaksanaan kekuasaan tertinggi di tangan rakyat.
- Contemporary doctrine -> konsep “ republican ” dipandang sebagai “...the most genuinely popular form of government” , atau konsep republik sebagai bentuk pemerintahan rakyat yang murni.
- Demokrasi Indonesia
- Demokrasi di Indonesia berdasarkan Pancasila yang masih terus berkembang
dan sifat dan ciri-cirinya terdapat berbagai tafsiran dan pandangan.
- Pentingnya Demokrasi sebagai Sistem Politik Kenegaraan Modern :
- Demokrasi diyakini dan diterima sebagai sistem politik yang baik guna mencapai kesejahteraan bangsa.
- Hampir semua negara modern menginginkan dirinya dicap demokrasi. Sebaliknya akan menghindar dari julukan sebagai negara yang “ undemocracy ” karena demokrasilah yang memegang peran penting dalam masyarakat dan dalam tata aturan suatu negara.
B. ALASAN MENGAPA DIPERLUKAN DEMOKRASI DARI PANCASILA
Terjadinya krisis partisipasi politik rakyat disebabkan
karena tidak adanya peluang untuk berpartisipasi atau
karena terbatasnya kemampuan untuk berpartisipasi dalam
politik.
Secara lebih spesifik penyebab rendahnya
partisipasi politik tersebut adalah:
- Pendidikan yang rendah menyebabkan rakyat kurang aktif dalam melaksanakan partisipasi politik.
- Tingkat ekonomi rakyat yang rendah.
- Partisipasi politik rakyat kurang mendapat tempat oleh Pemerintah.
.·★ 𝓬𝓸𝓷𝓽𝓸𝓱 𝓴𝓪𝓼𝓾𝓼 ★·.
Sebagai contoh, di banyak negara berkembang seperti Indonesia atau India, terdapat banyak daerah dengan tingkat kemiskinan yang tinggi di mana warga merasa bahwa proses politik hanya menguntungkan elit dan tidak membawa perubahan signifikan.
Misalnya, saat pemilu, warga dari daerah miskin sering kali tidak berpartisipasi karena mereka merasa bahwa hasil pemilu tidak akan berdampak pada kehidupan sehari-hari mereka yang penuh tantangan ekonomi.
C. SUMBER HISTORIS, SOSIOLOGIS, POLITIK DEMOKRASI DARI PANCASILA
- HISTORIS
- Demokrasi yang diformulasikan sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk
rakyat.
- Kelima anasir demokrasi
asli itu:
- Rapat.
- Mufakat.
- Gotong royong.
- Hak mengadakan protes bersama dan hak menyingkir dari daerah kekuasaan raja.
- Dipuja dalam lingkungan pergerakan nasional sebagai pokok yang kuat bagi demokrasi sosial, yang akan dijadikan dasar pemerintahan Indonesia merdeka di masa datang.
- SOSIOLOGIS
- Nilai demokratis yang berasal dari Islam bersumber dari akar teologisnya.
- Logis
dari prinsip Tauhid adalah paham persamaan (kesederajatan) manusia di hadapan Tuhan, yang melarang adanya
perendahan martabat dan pemaksaan kehendak antarsesama manusia. Bahkan seorang utusan Tuhan tidak berhak
melakukan pemaksaan itu.
- Pengaruh Islam di Nusantara 161 membawa transformasi masyarakat feodal menuju
masyarakat yang lebih demokratis.
- POLITIK
- Pusat pertumbuhan demokrasi terpenting di
Yunani adalah kota Athena, sering dirujuk sebagai contoh pelaksanaan demokrasi partisipatif dalam negara.
- Muncul pula praktik pemerintahan sejenis di Romawi, tepatnya di kota Roma
(Italia), yakni sistem pemerintahan republik.
- Kehadiran kolonialisme Eropa, khususnya Belanda, di Indonesia, membawa
dua sisi dari koin peradaban Barat:
- Sisi represi imperialisme-kapitalisme
- Sisi humanisme-demokratis.
D. DINAMIKA DAN TANTANGAN DEMOKRASI DARI PANCASILA
Dinamika dan tantangan demokrasi yang bersumber dari Pancasila adalah
akibat amandemen UUD 1945 sering mengalami perubahan. Perubahan
tersebut berkaitan dengan MPR, DPR, DPD, Karena
banyak ketentuan-ketentuan di dalam MPR, DPD, dan DPD. Misalnya pada
pasal, ada beberapa pasal yang berganti isi atau berubah makna ketika
amandemen nya berubah.
Instrumentasi dan praksis demokrasi di Indonesia
memerlukan sinergi antara nilai-nilai Pancasila,
lembaga-lembaga negara, serta peran aktif
masyarakat agar tercipta sistem demokrasi yang
sesuai dengan identitas dan kebutuhan bangsa.
Dengan demikian, upaya terus-menerus dalam
memperkuat nilai-nilai Pancasila dan
meningkatkan kualitas demokrasi sangat penting
untuk menjawab berbagai tantangan yang
dihadapi di era modern ini.
Komentar
Posting Komentar